Wapres Gibran Serap Nasihat Kiai untuk Kemajuan Pesantren dan Bangsa

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:53:42 WIB
Wapres Gibran Serap Nasihat Kiai untuk Kemajuan Pesantren dan Bangsa

JAKARTA - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan penting ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto, Jawa Timur. 

Kunjungan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya serius dalam menjalin silaturahmi dan menyerap aspirasi dari para kiai, yang menjadi ujung tombak pembinaan moral dan sosial umat. 

Momentum ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya dialog berkelanjutan dengan para ulama sebagai mitra strategis pemerintah. Gibran menyampaikan bahwa peran ulama sangat krusial sebagai penuntun moral dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan nasional.

Gibran menuturkan bahwa sejak ia bersama Presiden Prabowo memimpin, banyak dinamika dan tantangan yang dihadapi, mulai dari bencana alam hingga perubahan sosial yang membutuhkan pendekatan bijaksana dan doa dari para ulama. 

Kunjungan ini juga menjadi momen refleksi bersama atas musibah yang melanda beberapa daerah dan sekaligus memohon doa untuk mempercepat proses pemulihan.

Sikap terbuka Gibran menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendengarkan langsung dari pesantren, yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial di Indonesia.

Penguatan Direktorat Jenderal Pesantren Demi Pendidikan Berkualitas

Salah satu isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren yang selama ini menjadi aspirasi para kiai. Gibran menjelaskan bahwa pembentukan Dirjen ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan pesantren secara menyeluruh di Indonesia. 

Dengan adanya lembaga ini, pesantren diharapkan mendapatkan dukungan yang lebih sistematis untuk menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan pengasuhan yang selama ini dirasakan.

Dirjen Pesantren diharapkan mampu mengatasi persoalan klasik seperti keterbatasan fasilitas, pengembangan kurikulum, dan peningkatan kualitas tenaga pengajar di pesantren. 

Gibran juga membuka ruang diskusi dan saran dari para kiai agar lembaga ini benar-benar membawa arah yang lebih baik dan berkontribusi secara optimal dalam membangun generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.

Rencana Pengembangan Kampung Haji untuk Pelayanan Maksimal

Selain fokus pada pesantren, Wapres Gibran juga membicarakan pengembangan Kampung Haji sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. 

Program ini menjadi perhatian pemerintah dalam rangka memberikan fasilitas yang lebih baik dan memudahkan pelaksanaan ibadah haji dan umrah bagi warga Indonesia.

Gibran menjelaskan bahwa beberapa bangunan dan lahan sudah dalam proses negosiasi dan pengelolaan oleh Danantara untuk mewujudkan Kampung Haji yang representatif dan nyaman. 

Program ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan jemaah dari berbagai daerah dengan pelayanan prima, sehingga pengalaman ibadah mereka menjadi lebih berkualitas. Kampung Haji ini juga diharapkan menjadi model pengelolaan haji dan umrah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dukungan untuk Program Prioritas Presiden di Mojokerto

Dalam kunjungan tersebut, Wapres juga menitipkan pesan khusus kepada pemerintah daerah Mojokerto agar dapat mengoptimalkan pelaksanaan program-program prioritas yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. 

Program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta berbagai program sosial lainnya diharapkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran di wilayah tersebut.

Gibran mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar kebijakan dapat terimplementasi dengan baik dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan program prioritas ini menjadi tolok ukur komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga, terutama di bidang kesehatan dan gizi. Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak agar terus bekerja bersama demi kemajuan masyarakat di Mojokerto.

Harapan dan Doa dari Pimpinan Pesantren untuk Pemerintah

Pimpinan Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Asep Syaifuddin Chalim, memberikan doa dan harapan yang tulus untuk keberhasilan kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Ia berdoa agar keduanya senantiasa diberikan kesehatan, petunjuk, dan perlindungan dalam menjalankan amanah memimpin bangsa dan negara.

Ucapan harapan tersebut juga mencerminkan kepercayaan dan dukungan pesantren terhadap pemerintah dalam mengemban tugas besar menjaga stabilitas, kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat Indonesia. 

Selain itu, ia berharap Indonesia dapat menjadi negara yang makmur dan sejahtera dengan sandang dan pangan yang melimpah. Doa dan dukungan dari pesantren ini menjadi sumber kekuatan moral sekaligus pengingat akan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan ulama dalam membangun bangsa.

Kunjungan Wakil Presiden Gibran ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Mojokerto bukan hanya sebuah acara seremonial, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah dalam memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para ulama sebagai pilar moral bangsa. 

Dialog yang berlangsung membuka ruang aspirasi penting terkait pendidikan pesantren, pengembangan layanan ibadah haji, dan pelaksanaan program sosial prioritas.

Pendekatan yang humanis dan terbuka ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadapi berbagai dinamika nasional, termasuk pemulihan dari bencana alam dan tantangan sosial lainnya. 

Dengan dukungan doa dan masukan dari kiai pesantren, pemerintah dapat menyusun langkah strategis yang lebih tepat sasaran dan berdampak luas untuk kemajuan bangsa. 

Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan pesantren merupakan kunci penting dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan Indonesia ke depan.

Terkini