Stok Pangan Aman, Harga Sembako di Jembrana Terpantau Stabil

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:39:43 WIB
Stok Pangan Aman, Harga Sembako di Jembrana Terpantau Stabil

JAKARTA - Ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Jembrana, Bali, menunjukkan tren positif menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 2026. Berdasarkan pantauan lapangan di sejumlah pasar tradisional, grafik harga kebutuhan pokok masyarakat terpantau berada dalam kondisi stabil. Kondisi ini menjadi angin segar bagi warga di Bumi Makepung, mengingat biasanya fluktuasi harga mulai terjadi seiring dengan meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Pada awal pekan pertama Februari, Senin, geliat ekonomi di pasar-pasar utama Jembrana menunjukkan aktivitas normal tanpa ada gejolak harga yang signifikan. Fenomena menarik justru terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang sebelumnya sempat mengalami tren kenaikan, kini justru mulai berangsur turun.

Penurunan Harga Cabai Rawit Merah di Awal Februari

Kabar baik datang dari sektor kebutuhan dapur. Setelah sempat menjadi perhatian karena harganya yang merangkak naik, komoditas cabai rawit merah akhirnya mengalami koreksi harga. Penurunan ini terpantau di lebih dari lima pasar umum yang tersebar di wilayah Jembrana.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, Citrarasmi, memberikan konfirmasi bahwa kestabilan ini merata di hampir seluruh komoditas penting. Penurunan harga cabai merah menjadi sorotan utama dalam pemantauan awal pekan ini.

“Ada penurunan lima ribu rupiah per kilogram, sebelumnya cabe merah ini trennya terus naik. Awal Februari ini justru sudah turun. Sementara kebutuhan pokok lainnya harga stabil,” kata Citrarasmi.

Data dinas menunjukkan harga cabai rawit merah yang pekan lalu menyentuh angka Rp70.000 per kilogram, kini sudah bisa didapatkan masyarakat dengan harga Rp65.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai sangat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah persiapan menyambut bulan puasa yang diprediksi jatuh pada pertengahan Februari.

Pemantauan Stok dan Strategi Pasar Murah

Dinas Perdagangan Jembrana tidak hanya memfokuskan perhatian pada pergerakan harga harian, namun juga melakukan audit ketat terhadap ketersediaan barang. Pemantauan stok sembako dilakukan secara rutin sebanyak dua kali dalam sepekan untuk memastikan tidak ada kelangkaan yang dapat memicu kepanikan pasar (panic buying).

Menghadapi Ramadhan, pemerintah daerah telah menyusun langkah strategis guna mengintervensi pasar jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga yang tidak wajar. Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah penyelenggaraan pasar murah di titik-titik strategis.

“Berkaca dari tahun ke tahun, setiap menjelang hari-hari besar, harga di pasaran cenderung naik. Terutama kebutuhan bumbu dapur dan daging seperti daging sapi dan ayam serta telur,” ucap Citrarasmi menambahkan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Perdagangan Jembrana berencana membuka pasar murah di dekat permukiman warga. Sebanyak tiga lokasi pasar murah dijadwalkan akan digelar menjelang hari raya Idul Fitri untuk memastikan akses pangan terjangkau tetap tersedia bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Faktor Cuaca dan Harapan Pedagang Pasar

Di tingkat akar rumput, para pedagang di Pasar Umum Negara memberikan kesaksian mengenai dinamika harga yang mereka alami. Sebelumnya, kenaikan harga cabai memang dipicu oleh faktor alam, di mana cuaca buruk menghambat distribusi dan merusak hasil panen petani, yang berujung pada terbatasnya pasokan kiriman ke pasar.

Ibu Jro, salah seorang pedagang di pasar tersebut, menyambut baik penurunan harga yang mulai terjadi sejak kemarin. Ia berharap kondisi ini tetap bertahan hingga hari raya tiba, mengingat volume belanja masyarakat biasanya akan meningkat drastis.

“Mulai kemarin cabe sudah mulai turun, mungkin karena hasil panen sudah banyak, kami berharapnya tetap turun karena juga kebutuhan menjelang hari raya pasti banyak,” kata Ibu Jro pada Senin.

Ketersediaan pasokan yang melimpah dari daerah penghasil menjadi kunci utama agar harga tetap bersahabat bagi konsumen sekaligus memberikan margin yang sehat bagi para pedagang kecil.

Daftar Harga Kebutuhan Pokok Terkini di Jembrana

Sebagai referensi bagi masyarakat, berikut adalah rincian harga berbagai komoditas pangan yang berlaku di pasar-pasar umum wilayah Jembrana per awal Februari 2026:

Beras Lokal: Rp13.500 per kg

Beras Premium: Rp14.900 per kg

Gula Pasir: Rp19.000 per kg

Minyak Goreng Curah: Rp17.000 per kg

Minyak Goreng Premium: Rp20.000 per kg

Daging Sapi: Rp120.000 per kg

Daging Ayam Broiler: Rp40.000 per kg

Telur Broiler: Rp1.800 per butir

Kestabilan harga ini diharapkan dapat terus terjaga hingga Idul Fitri mendatang melalui koordinasi intensif antara pemerintah daerah, distributor, dan para pelaku pasar. Sinergi ini menjadi kunci utama agar inflasi daerah tetap terkendali dan masyarakat dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani biaya hidup yang tinggi.

Terkini