Mobil Listrik Suzuki e-Vitara Siap Meluncur di IIMS 2026 Indonesia

Senin, 02 Februari 2026 | 10:19:17 WIB
Mobil Listrik Suzuki e-Vitara Siap Meluncur di IIMS 2026 Indonesia

JAKARTA - Industri otomotif nasional bersiap menyambut kehadiran model kendaraan listrik baru dari pabrikan Jepang. 

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memastikan langkah seriusnya memasuki segmen battery electric vehicle (BEV) dengan menghadirkan Suzuki e-Vitara ke pasar Indonesia. Kehadiran mobil listrik ini menjadi penanda penting perubahan arah strategi Suzuki yang selama ini dikenal kuat di segmen kendaraan niaga dan hybrid ringan.

Peluncuran Suzuki e-Vitara direncanakan berlangsung dalam waktu dekat dan diyakini menjadi salah satu sorotan utama pada pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. 

Ajang otomotif tahunan tersebut akan digelar pada 5–15 Februari 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Momentum ini dipilih untuk memperkenalkan model listrik murni pertama Suzuki di Indonesia kepada publik luas.

Suzuki menilai pasar kendaraan listrik nasional telah memasuki fase yang semakin matang. Infrastruktur mulai berkembang, pilihan produk semakin beragam, dan minat konsumen terus tumbuh. Dalam konteks inilah e-Vitara diposisikan sebagai produk strategis yang melengkapi portofolio elektrifikasi Suzuki di Indonesia.

Sinyal Peluncuran Menguat Jelang IIMS 2026

Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, memberi sinyal kuat bahwa peluncuran e-Vitara akan dilakukan dalam waktu dekat, bertepatan dengan pembukaan IIMS 2026. Ia meminta publik untuk menunggu pengumuman resmi yang akan segera disampaikan oleh perusahaan.

"Jadi mengenai informasinya [peluncuran Suzuki e-Vitara] sebentar lagi tanggal 5 nggak sampai satu minggu, kami meminta rekan-rekan untuk bersabar, kami akan memberikan informasi lebih lanjut," ujar Dony.

Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi bahwa e-Vitara akan menjadi salah satu model utama yang dipamerkan Suzuki pada ajang tersebut. Kehadiran mobil listrik ini juga dinilai sebagai langkah penting Suzuki dalam menjawab tantangan transisi energi dan perubahan preferensi konsumen di sektor otomotif.

Bagian dari Strategi Multi-Pathway Suzuki

Menurut Dony, peluncuran e-Vitara merupakan bagian dari strategi multi-pathway yang diterapkan Suzuki secara global. Strategi ini menekankan pendekatan bertahap menuju elektrifikasi penuh dengan tetap mempertimbangkan karakteristik pasar dan kebutuhan konsumen di setiap negara.

Selama ini, lini kendaraan elektrifikasi Suzuki di Indonesia masih didominasi oleh mild hybrid electric vehicle (MHEV). Beberapa model yang telah dipasarkan antara lain Suzuki Fronx Hybrid, XL7 Hybrid, dan Ertiga Hybrid. Kehadiran e-Vitara akan melengkapi jajaran tersebut sebagai kendaraan listrik murni berbasis baterai.

Pendekatan multi-pathway memungkinkan Suzuki tetap menjaga keseimbangan antara efisiensi, keterjangkauan harga, dan kesiapan infrastruktur. Dengan masuknya e-Vitara, Suzuki menunjukkan kesiapannya untuk bersaing langsung di segmen BEV yang semakin kompetitif.

Jejak Global Suzuki e-Vitara

Suzuki e-Vitara bukanlah model yang sepenuhnya baru di kancah internasional. Mobil ini pertama kali diperkenalkan ke pasar global pada akhir 2024 di Milan, Italia. Setelah itu, Suzuki mulai memasarkan e-Vitara ke berbagai negara, termasuk Jepang, India, dan sejumlah pasar di Eropa.

Pengalaman global tersebut menjadi modal penting bagi Suzuki sebelum membawa e-Vitara ke Indonesia. Uji pasar di berbagai negara memungkinkan Suzuki menyempurnakan produk dari sisi performa, efisiensi, hingga kenyamanan, sehingga lebih siap menghadapi karakteristik konsumen Indonesia.

Masuknya e-Vitara ke pasar domestik juga mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pasar strategis Suzuki di kawasan Asia Tenggara, seiring dengan pertumbuhan permintaan kendaraan ramah lingkungan.

Spesifikasi dan Platform Kendaraan Listrik

Dari sisi teknis, Suzuki e-Vitara hadir dengan dimensi panjang 4.275 milimeter, lebar 1.800 milimeter, dan tinggi 1.635 milimeter. Ukuran tersebut menempatkannya di segmen SUV kompak, yang saat ini menjadi salah satu segmen paling diminati di pasar kendaraan penumpang.

Kendaraan ini dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik terbaru Suzuki yang diberi nama HEARTECT-e. Platform ini dirancang untuk mengakomodasi karakteristik kendaraan listrik, termasuk penempatan baterai yang optimal serta distribusi bobot yang seimbang.

Di pasar global, e-Vitara ditawarkan dengan dua pilihan baterai lithium-ion, yaitu 61 kWh dan 49 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai hingga 500 kilometer, menjadikannya kompetitif di kelasnya dan relevan untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak menengah.

Kinerja Penjualan Suzuki di Indonesia

Masuknya e-Vitara juga tidak terlepas dari fondasi bisnis Suzuki yang masih solid di Indonesia. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan ritel Suzuki mencapai 64.838 unit sepanjang Januari–Desember 2025.

Kontributor terbesar penjualan ritel tersebut masih berasal dari segmen kendaraan niaga. Model Suzuki New Carry menyumbang sekitar 47 persen dari total penjualan ritel perusahaan. 

Tingginya kontribusi ini sejalan dengan kebutuhan pelaku usaha terhadap kendaraan komersial yang efisien dari sisi biaya operasional dan ketahanan penggunaan.

Pada segmen kendaraan penumpang, tren pasar masih didominasi oleh model Sport Utility Vehicle (SUV). New Suzuki XL7 tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan pangsa sekitar 20 persen, seiring tingginya permintaan konsumen terhadap kendaraan keluarga berkapasitas tujuh penumpang.

Fronx dan Arah Masa Depan Produk Suzuki

Lini SUV Suzuki semakin diperkuat dengan kehadiran Fronx yang mengusung desain coupe SUV. Model ini diproduksi di fasilitas Suzuki Cikarang untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sekaligus mendukung aktivitas ekspor ke sejumlah negara.

Sejak diluncurkan pada Mei 2025, Fronx mencatatkan penjualan hampir 10.000 unit atau sekitar 14 persen dari total penjualan Suzuki sepanjang periode tersebut. Capaian ini menunjukkan daya tarik produk baru Suzuki di segmen SUV modern.

Dengan masuknya e-Vitara, Suzuki memperluas spektrum produknya dari kendaraan konvensional, hybrid ringan, hingga listrik murni. Langkah ini menegaskan komitmen Suzuki untuk tetap relevan di tengah perubahan besar industri otomotif dan meningkatnya tuntutan kendaraan ramah lingkungan.

Terkini