PGN Saka Mampu Tingkatkan Produksi Dukung Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 29 Januari 2026 | 10:19:35 WIB
PGN Saka Mampu Tingkatkan Produksi Dukung Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan kunjungan ke fasilitas pengolahan darat (onshore processing facility/OPF) milik Saka Indonesia Pangkah Limited (SIPL), anak usaha PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), di Gresik, Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pengelolaan sumber daya energi nasional dan memastikan upaya mendukung swasembada energi terus berjalan.

Apresiasi Capaian Produksi PGN Saka

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas mengapresiasi capaian PGN Saka sepanjang 2025, terutama produksi minyak yang melampaui target APBN. “Presiden menekankan agar tidak ada kebocoran sumber daya alam. Apa yang telah dicapai PGN Saka dalam mendukung swasembada energi nasional harus terus ditingkatkan,” ujarnya, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut Zulhas, kinerja PGN Saka mencerminkan kontribusi sektor hulu minyak dan gas bumi terhadap ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung agenda pemerintah menuju swasembada energi. Keberhasilan ini menjadi indikator bahwa pengelolaan sumber daya alam dapat dilakukan secara profesional dan efisien.

Penerapan Budaya Keselamatan Kerja

Selain capaian produksi, Zulhas menyoroti penerapan budaya keselamatan kerja di OPF SIPL. Menurutnya, fasilitas ini menunjukkan standar keselamatan yang konsisten dan baik. “Pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara profesional, efisien, serta mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan,” katanya.

Budaya keselamatan kerja yang diterapkan PGN Saka menjadi contoh praktik manajemen risiko yang baik, sekaligus memastikan operasional industri energi berjalan tanpa mengorbankan keselamatan pekerja. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah meminimalkan risiko kecelakaan di sektor energi.

Contoh Bagi Sektor Energi Nasional

Zulhas berharap kinerja PGN Saka dapat menjadi teladan bagi pelaku sektor energi lainnya. Peningkatan produktivitas, tata kelola perusahaan yang baik, dan penerapan standar keselamatan yang konsisten diyakini mampu memperkuat kontribusi sektor energi terhadap pembangunan nasional.

Selain itu, pengelolaan yang profesional dan efisien akan meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mampu mengelola sumber daya alamnya secara berkelanjutan.

Sinergi Lintas Sektor untuk Optimalisasi Energi

Pemerintah menegaskan akan terus mendorong sinergi lintas sektor agar potensi sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara maksimal. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Zulhas, koordinasi antara kementerian, BUMN, dan sektor swasta menjadi kunci agar sumber daya energi yang ada mampu memberikan nilai tambah optimal bagi ekonomi nasional. “Sinergi lintas sektor penting agar potensi sumber daya alam Indonesia dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Ketahanan Energi sebagai Prioritas Nasional

Kunjungan Menko Pangan ke OPF PGN Saka menunjukkan bahwa pemerintah menempatkan ketahanan energi sebagai prioritas strategis. Optimalisasi fasilitas hulu migas diyakini mampu menjaga pasokan energi domestik, menekan impor, dan memperkuat ketahanan nasional.

Capaian PGN Saka juga menunjukkan bahwa perusahaan nasional mampu beroperasi efisien sambil tetap menjaga aspek keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini menjadi contoh konkret bagi sektor energi lainnya untuk meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Terkini